June 29, 2020

Dipastikan Berpusat Di Pulau Jawa, Liga 1 2020 Diharapkan Selesai Sebelum Maret 2021

PSSI memastikan bahwa Liga 1 2020 akan kembali dilaksanakan di tengah pandemi virus corona. Kompetisi kasta teratas Indonesia tersebut sudah dihentikan sejak Maret, dengan status keadaan kahar.

Oktober menjadi target Liga 1 kembali digelar, dan PSSI sudah mengantisipasi bahwa kompetisi bakal selesai pada tahun depan. Menurut Iriawan, PSSI langsung mengutus PT Liga Indonesia Baru (LIB) untuk mempersiapkan segala hal terkait.

“Pasti ini berganti tahun, bergeser ke awal tahun depan. Karena tidak mungkin hanya beberapa bulan. Semoga tanggal 1 [Oktober] bisa bergulir. Besok ini LIB langsung bekerja soal jadwal dan waktu, mudah-mudahan sebelum Maret sudah bisa selesai,” ucap Iriawan.

Setelah menetapkan bahwa Liga 1 akan kembali dilaksanakan Oktober mendatang, pekan ini PSSI sudah mengutus LIB untuk berkoordinasi dengan segala pihak berkepentingan, seperti klub peserta, hingga asosiasi pemain (APPI), juga APSSI (asosiasi pelatih).

“Tentunya dalam minggu besok [minggu ini] akan rapat maraton, tapi saya mau awal Oktober sudah jalan. Nanti rapat bersama-sama,” kata sosok yang karib disapa Iwan Bule tersebut.

Dari rencana yang dipaparkan sebelumnya, bahwa Liga 1 2020 akan dilanjutkan secara terpusat di Pulau Jawa. Hal itu dipastikan oleh Iriawan, bahwa mayoritas klub pun tidak keberatan untuk menjadikan Liga 1 sentral di Pulau Jawa.

“Beberapa klub sudah setuju, satu-dua klub akan kami komunikasikan karena berkaitan dengan transportasi seperi Papua, sekarang kan masih minim,” jelas Iriawan.

“Mudah-mudahan dua sampai tiga bulan penerbangan sudah menggeliat kembali. Kami sudah akomodir dipusatkan mungkin nanti di Yogyakarta. Kami sedang berkomunikasi dengan beberapa pemilik hotel di sana, dan mereka bersedia membantu kelancaran kompetisi,” sambungnya.

Selain Liga 1, Liga 2 dan Liga 3 juga akan digeber pada Oktober. Untuk Liga 2, memang ada sistem yang berbeda karena akan digelar dengan sistem grup. Baik Liga 1 atau Liga 2, sama-sama tidak menerapkan sistem degradasi untuk musim ini.

“Untuk Liga 1 ya [di Yogyakarta]. Liga 2 kan nanti sistem grup-grup. Kalau Liga 1 mungkin karena sisanya di Jawa, jadi kan transportasinya cukup pakai jalan darat,” tutup mantan Kapolda Metro Jaya tersebut.